Sabtu, 30 Juni 2012


Contoh RPP Berkarakter Eksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi Terbaru SD/MI SMP/MTS SMA/MA 2011 2012


RPP Berkarakter - RPP Berkarakter Eksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi baik SD/MI SMP/MTS dan SMA/MA memang Rencana Perangkat Pembelajaran yang lagi di gunakan sebagai perangkat pembelajaran sekarang ini. ada beberapa perbedaan rpp berkarakter dan rpp yang dulu yaitu rpp sekarang lebih  di tekan kan kepada karakter siswa,

Contoh RPP Berkarakter Eksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi SDMI SMP MTS SMA MA 2011 2012 mudah mudahan bermanfaat untuk anda semua

Berikut contoh rpp berkarter smp dan sd,  

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Sekolah                          : ....................................
Mata Pelajaran               : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester               : VII/1
Standar Kompetensi       : Mendengarkan 

  1.  ( memahami   wacana lisan melalui kegiatan  mendengarkan -berita)         
Kopetensi dasar    :
  1. Menyimpulkan isi berita yang dibacakan dalam beberapa kalimat
Alokasi waktu       : 2 x 40 menit

A.    Tujuan Pembelajaran

  1. Peserta didik dapat menunjukkan pokok-pokok berita yang didengarkan Secara Tekun (diligence)
  2. Peserta didik dapat menyarikan pokok-pokok berita menjadi isi berita
  3. Peserta didik dapat menyimpulkan isi berita dalam satu alinea

Karakter siswa yang diharapkan : 

  • Dapat dipercaya ( Trustworthines
  • Rasa hormat dan perhatian ( respect 
  • Tekun ( diligence )
  • Tanggung jawab ( responsibility )

B.    Materi Pembelajaran

Penyimpulan pikiran, pendapat dan gagasan dalam wacana


C.    Metode Pembelajaran

Tanya jawab, diskusi dan penugasan
Teks wawancara tentang tokoh idola


D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Awal
Apersepsi : 

  1. Peserta didik Membacakan teks berita
  2. Peserta didik mendengarkan teks berita yang dibacakan
  3. Peserta didik diminta bertanya tentang manfaat berita yang dibacakab

Motivasi : 

  1. Menjelaskan isi berita yang dibacakan dalam beberapa kalimat

Kegitan Inti

  • Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
  1. Mendengarkan wawancara narasumber atau rekaman wawancara Secara Dapat dipercaya ( Trustworthines), Rasa hormat dan perhatian ( respect )
  2. Mendata pikiran, pendapat dan gagasan yang dikemukan narasumber Secara Dapat dipercaya ( Trustworthines), Rasa hormat dan perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ) Serta Tanggung jawab ( responsibility )
  3. melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
  4. menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
  5. memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
RPP Berkarakter
  • Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
  1. Mendiskusikan ketepatan data pikiran, pendapat, gagasan, yang dikemukan narasumber Secara Dapat dipercaya ( Trustworthines), Rasa hormat dan perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ) Serta Tanggung jawab ( responsibility )
  2. Menyimpulkan pikiran, pendapat, dan gagasan seorang tokoh atau narasumber yang disampaikan dalam wawancara Secara Dapat dipercaya ( Trustworthines), Rasa hormat dan perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ) Serta Tanggung jawab ( responsibility )
  3. Menyimpulkan isi informasi yang didengar melalui wawancara kedalam beberapa kalimat singkat Secara Dapat dipercaya ( Trustworthines), Rasa hormat dan perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ) Serta Tanggung jawab ( responsibility )
  • Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
  1. memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
  2. memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
  3. memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
  4. memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
  5. berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
  6. membantu menyelesaikan masalah;
  7. memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
  8. memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
  9. memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

Kegiatan Penutup
    Dalam kegiatan penutup, guru:

  1. bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan  pelajaran;
  2. melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
  3. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
  4. merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;
  5. menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

E.    Sumber Belajar

  • Bagan identifikasi pengalaman
  • Gambar
  • VCD
  • Narasumber
  • Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
RPP Berkarakter diatas saya ambil dari contoh rpp bahasa indonesia SMP Kelas VII semester 1, selain contoh RPP Berkarakter Eksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi diatas, di bawah ini saya juga berikan contoh RPP Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan berkarakter SD Kelas satu semester 1


Contoh RPP Berkarakter 2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Nama Sekolah    :     ...........................................
Mata Pelajaran    :     Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester    :  1 ( satu )/ I (Satu )  
Pertemuan ke    :    I ( Satu )
Alokasi Waktu    :     2  x 35 Menit


Standar Kompetensi:

  1. Mempraktikkan gerak dasar ke dalam permainan sederhana/ aktivitas jasmani dan nilai yang terkandung di dalamnya
Kompetensi Dasar:
  1. Mempraktikkan gerak dasar jalan, lari dan lompat dalam permainan sederhana, serta nilai sportivitas, kejujuran, kerjasama, toleransi dan percaya diri

A.    Tujuan Pembelajaran**: 

  • Siswa dapat melakukan gerak dasar lokomotor
Karakter siswa yang diharapkan :
  • Disiplin ( Discipline )
  • Tekun ( diligence )
  • Tanggung jawab ( responsibility )
  • Ketelitian ( carefulness)
  • Kerja sama ( Cooperation )
  • Toleransi ( Tolerance )
  • Percaya diri ( Confidence )
  • Keberanian ( Bravery )

II.     Materi Ajar (Materi Pokok):

  • Gerak dasar lokomotor
B.    Metode Pembelajaran:
  • Ceramah
  • Demonstrasi
  • Praktek

IV. Langkah-langkah Pembelajaran    :

A.    Kegiatan Awal:

Apresepsi/ Motivasi

  1. Siswa dibariskan menjadi empat barisan
  2. Mengecek kehadiran siswa
  3. Menegur siswa yang tidak berpakaian lengkap
  4. Melakukan gerakan pemanasan yang berorientasi pada kegiatan inti
  5. Mendemonstrasikan materi inti yang akan dilakukan/dipelajari

B.    Kegiatan Inti:

  • Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
  1. Berjalan ke depan, belakang, samping langkah panjang dan langkah pendek
  2. Berjalan dengan ujung kaki dan tumit
  3. Berlari ke depan, ke belakang, dan ke samping
  4. melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
  5. memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di lapangan.


    • Elaborasi
    Dalam kegiatan elaborasi, guru:
    1. Melakukan gerakan berlari dengan langkah panjang dan pendek dengan Keberanian ( Bravery )
    2. Melakukan gerakan melompat ke depan, ke belakang dan ke samping
    3. Melakukan gerakan melompat  dengan satu kaki atau dua kaki


      • Konfirmasi
       Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
      • Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
      • Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan  dan penyimpulan

      C.    Kegiatan Akhir / Penenangan

          Dalam kegiatan Akhir, guru:

      • Siswa di kumpulkan mendengarkan penjelasan dari guru tentang materi yang telah dilakukan/ diajarkan
      • Memperbai1i tentang kesalahan-kesalahan gerakan

      V.    Alat dan Sumber Belajar:

      • Buku Penjaskes kls. 1
      • Diktat permainan bola kecil
      • Pluit

      Sekali lagi saya berharap semoga dengan adanya RPP Berkarakter ini mudah mdahan teman teman semua dapat menjadikan contoh atau panduan dalam menyusun rpp dan silabus berkarakter, selain itu teman teman juga bisa melihat Cara Membuat RPP Berkarakter

      Cara Mengecilkan Perut Buncit atau Gendut


      Tips Cara Mengecilkan Perut Buncit atau Gendut

      Cara Mengecilkan Perut - Body ideal dan menarik menjadi keinginan semua manusia, banyak cara yang dilakukan untuk mengecilkan perut, akan tetapi selalu gagal, bahkan hanya sementara, Perut datar memang menjadi idaman setiap wanita, maupun pria, dengan perut kecil kita terlihat lebih menarik dan memiliki nilai jual (di kalangan artis, model ) hehehe

      Beraktifitas dengan perut gendut tidak nyaman, maka dari itu selain kebutuhan penampilan perut kecil juga membantu kita dalam beraktifitas.
      Baik saya tidak berbicara panjang lebar langsung saja bagaimana cara mengecilkan perut

      Cara menyusut lemak perut yaitu mengenai makanan, makanan apa saja yang harus di kurangi agar perut tidak menjadi buncit :
      1. Makanan (Gorengan)
      2. Minuman beralkohol
      3. Minuman yang berkafein
      4. Kripik kentang
      5. Minuman bersoda
      6. dll
      Karena makanan diatas banyak mengandung kalori yang tinggi, karbohidrat buruk, lemak jenuh dah bukan hanya itu juga makanan ini meningkatkan kolestrol dan memperlambat metabolisme. Sebaiknya anda mengganti dengan makanan yang banyak mengandung protein, sayur segar, buah agar perut anda tidak di huni oleh lemak :D

      Ada hal yang selalu kita abaikan tentang makan, kadang nafsu makan kita melebihi kemampuan perut, kita makan saja seenaknya tanpa memikirkan daya tanpung normal perut, memang tidak ada ukuran fisik yang saya berikan  untuk mengukur seberapa jauh perut kita menanpung makanan, so silakan anda rasakan sendiri jika anda makan apa kah sudah batas normal atau belom perut kita terisi :D
      Cara mengecilkan perut buncit memang memerlukan usaha yang keras, dengan usaha yang sungguh-sunguh agar kita pasti mendapatkan hasil yang maksimal, kali ini tips di bagian olahraga, seperti yang anda sudah ketahui bahwa shit-up merupakan olahraga paling ampuh unutuk mengatasi perut buncit, lakukanlah olahraga ini sesering mungkin, insyallah perut buncit kabu, namun pada usaha anda kali ini jangan hanya melakukan shit-up saja, cobalah anda lakukan seperti renang, bersepeda lari (santai, sperti yang biasa anda lakukan setiap pagi, tidak perlu kencang, Emang mau jadi atlit?)

      Cara mengecilkan perut gemuk juga saya rekomendasikan agar anda memakan makanan yang membakar lemak seprti putih telor, salmon, tomat, jeruk, bawang putih, kenari dimana makanan tersebut cepat mencairkan lemak dalam perut jika dilakukan secara konsisten

      Cara memiliki perut ideal juga saya rekomendasikan untuk menjaga kestabilas emosi anda, Stres bisa mengakibatkan perut gendut, di mana stres akan membuat hormon sperti crostisal, dan cortisal tersebut menyebabkan lemak naik ke daerah perut, maka dari itu kurangi stres dalam hidup anda, cari solusi yang tepat dalam menangani stres.

      Kesimpulan dari tulisan cara mengecilkan peru ini yaitu kurangi porsi makanan anda yang berlebihan, makan makanan yang kiranya mampu membakar lemak pada perut serta hindari makan makanan yang menimbulkan lemak perut, dan jangan lupa bahwa usaha mengecilkan perut buncit tidak hanya dari dalam olahraga juga sangat perlu seperti shit-up, bersepeda atau olahraga lainnya, ada tips yang lebih menarik lagi bahwa dengan rajin berpuasa insyaallah anda memiliki perut yang ideal, selain dapat mengecilkan perut juga tambah pahala loh.
      Sebenarnya tidah sulit cara mengecilkan perut ini, yang di utamakan adalah niat, usaha serta doa kita dalam menjalankannya,Semoga usaha anda berjalan dengan lancar.

      Pengertian Bimbingan Konseling



      Bimbingan Konseling, Bimbingan adalah Proses pemberian bantuan (process of helping) kepada individu agar mampu memahami dan menerima diri dan lingkungannya, mengarahkan diri, dan menyesuaikan diri secara positif dan konstruktif terhadap tuntutan norma kehidupan ( agama dan budaya) sehingga men-capai kehidupan yang bermakna (berbahagia, baik secara personal maupun sosial)”


      Bimbingan dan Konseling, “Proses interaksi antara konselor dengan klien/konselee baik secara langsung (tatap muka) atau tidak langsung (melalui media : internet, atau telepon) dalam rangka mem-bantu klien agar dapat mengembangkan potensi dirinya atau memecahkan masalah yang dialaminya”.

      Fungsi layanan Bimbingan dan Konseling
      • fungsi pemahaman
      Memahami Karakteristik/Potensi/Tugas-tugas perkembangan Peserta didik dan membantu mereka untuk memahaminya secara objektif/realistik

      • fungsi preventif
      Memberikan Layanan orien-tasi dan informasi mengenai berbagai aspek kehidupan yg patut dipahami peserta didik agar mereka tercegah dari masalah

      • fungsi pengembangan
      Memberikan Layanan Bimbingan untuk Membantu Peserta didik Mampu Mengembangkan potensi dirinya/Tugas-tugas perkembagannya
      • fungsi kuratif
      Membantu para Peserta didik agar mereka dapat memecahkan masalah yang dihadapinya (pribadi,sosial, belajar,atau karir)


      Jenis – jenis Bimbingan dan Konseling

      Bimbingan akademik

      Bertujuan:
      1. Memiliki sikap dan kebiasaan belajar yang positif.
      2. Memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar sepanjang hayat
      3. Memiliki keterampilan belajar yang efektif.
      4. Memiliki keterampilan untuk menetapkan tujuan dan perencanaan belajar/pendidikan.
      5. Memiliki kesiapan mental dan kemampuan untuk menghadapi ujian.
      6. Memiliki keterampilan membaca buku.

      Bimbingan pribadi/social

      Bertujuan:
      1. Mengamalkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME.
      2. Memiliki pemahaman ttg irama kehidupan yg bersifat fluktuatif (antara anugrah dan musibah) dan mampu meresponnya dg positif.
      3. Memiliki pemahaman dan penerimaan diri secara objektif dan konstruktif
      4. Memiliki sikap respek thd diri sendiri
      5. Dapat mengelola stress
      6. Mampu mengendalikan diri dari perbuatan yang diharamkan agama
      7. Memahami perasaan diri dan mampu mengekspresikannya secara wajar
      8. Memiliki kemampuan memecahkan masalh
      9. Memiliki rasa percaya diri
      10. Memiliki mental yang sehat

      Bimbingan karier

      Bertujuan:
      1. Memiliki pemahaman tentang sekolah-sekolah lanjutan.
      2. Memiliki pemahaman bahwa studi merupakan investasi untuk meraih masa depan.
      3. Memiliki pemahaman tentang kaitan belajar dengan bekerja.
      4. Memiliki pemahaman tentang minat dan kemampuan diri yang terkait dengan pekerjaan.
      5. Memiliki kemampuan untuk membentuk identitas karir.
      6. Memiliki sikap positif terhadap pekerjaan.
      7. Memiliki sikap optimis dalam menghadapi masa depan.
      8. Memiliki kemauan untuk meningkatkan kemampuan yang terkait dg pekerjaan.

      Bimbingan keluarga

      Bertujuan:
      1. Memiliki sikap pemimpin dalam keluarga
      2. Mampu memberdayakan diri secara produktif
      3. Mampu menyesuaikan diri dengan norma yang ada dalam keluarga
      4. Mampu berpartisipasi aktif dalam mencapai kehidupan keluarga yang bahagia.

      Tujuan diberikannya layanan Bimbingan dan Konseling
      1. Menghayati nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam berperilaku
      2. Berperilaku atas dasar keputusan yang mempertimbangkan aspek-aspek nilai dan berani menghadapi resiko.
      3. Memiliki kemampuan mengendalikan diri (self-control) dalam mengekspresikan emosi atau dalam memenuhi kebutuhan diri.
      4. Mampu memecahkan masalah secara wajar dan objektif.
      5. Memelihara nilai-nilai persahabatan dan keharmonisan dalamberinteraksi dengan orang lain.
      6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kodrati laki-laki atau perempuan sebagai dasar dalam kehidupan sosial
      7. Mengembangkan potensi diri melalui berbagai aktivitas yang positif
      8. Memperkaya strategi dan mencari peluang dalam berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompetitif.
      9. Mengembangkan dan memelihara penguasaan perilaku, nilai, dan kompetensi yang mendukung pilihan karir.
      10. Meyakini nilai-nilai yg terkandung dalam pernikahan dan berkeluarga sebagai upaya untuk menciptakan masyarakat yg bermartabat.